Author: Permata Adinda
Dinda, berkuliah di ITB jurusan teknik kimia. Menggemari film sejak kecil, namun baru berusaha memahami film sejak masuk ke Kineklub LFM ITB. Sampai saat ini juga aktif di komunitas Bahasinema demi menghidupkan pemutaran film-film Indonesia di Bandung.

Catatan Forum Arkipel: Dokumenter dalam Eksperimentasi

Dalam diskusi panel pada tanggal 18 Agustus 2016, pembicaranya adalah Shalahuddin Siregar selaku sineas dokumenter, Hafiz Rancajale selaku ketua Forum Lenteng, dan Sow-Yee Au selaku seniman yang berdomisili di Taiwan…
Read More

Perjalanan Sensor, dari Pita Film ke Pembubaran

Originally published on ruang.gramedia.com. Link: https://ruang.gramedia.com/read/1484797749-perjalanan-sensor-dari-pita-film-ke-pembubaran Sensor dan film di Indonesia bagaikan selai dan roti: tidak terpisahkan. Sejak zaman kolonial Hindia Belanda, hingga menginjak masa Reformasi, sensor selalu serupa tapi tak…
Read More

Greetings From Fukushima: Kawan Karib Baru

Berawal dari rasa sesal terpendam, yang kemudian menjadi beban. Marie dan Satomi, dua wanita berbeda bangsa dan budaya, bertemu di kota Fukushima, Jepang, dalam situasi di mana keduanya sedang saling…
Read More

Tiga Dara: Musikal Fun Dibalut Isu Feminisme

Kali pertama menonton Tiga Dara adalah ketika berkunjung ke Sinematek, Jakarta. Dengan kualitas gambar yang “kotor” di sana-sini dan suara yang lebih sering kresek-kresek, agak sulit untuk memahami cerita secara…
Read More

Film Komersial Indonesia dan Keterjebakannya dalam Inkonsistensi

Originally published on liputan6.com. Link: http://showbiz.liputan6.com/read/2358052/film-komersial-indonesia-dan-keterjebakannya-dalam-inkonsistensi    "Film suatu bangsa mencerminkan mentalitas bangsa itu lebih dari yang tercermin lewat media artistik lainnya." --Siegfried Kracauer-- Asrul Sani, sastrawan dan sutradara asal…
Read More

West: Perasaan yang Ter-Resonansi

West (2013) bercerita mengenai seorang wanita (Nelly) yang bermigrasi bersama anaknya (Alexej) dari Jerman Timur ke Jerman Barat pada masa Perang Dingin dengan harapan dapat memulai hidup baru setelah kekasihnya…
Read More

Shibata dan Nagao: Why Did We Breakup?

Percakapan Shibata dan Nagao disampaikan dalam Bahasa Jepang. Namun karena penulis tidak bisa berbahasa Jepang, percakapan dibuat dalam Bahasa Inggris. Pada suatu hari yang cerah, di suatu taman yang rimbun…
Read More

Mereka Bilang Saya Monyet: Keambiguan Sosok Lintah

Tulisan berikut merupakan notulensi hasil diskusi pemutaran film Mereka Bilang, Saya Monyet yang diadakan di IFI, Bandung pada tanggal 14 April 2016 dan diselenggarakan oleh komunitas Bahasinema. Mereka Bilang Saya…
Read More

Di Sekitar Televisi: Ketimpangan dan Realita Sosial yang Luput

Berlatar tempat di suatu rumah yang sederhana, Di Sekitar Televisi (Theo Maulana) menyuguhkan potret kehidupan sederhana sehari-hari seorang Ibu dan anak perempuannya, Mia. Kaki sang Ibu lumpuh, segala aktivitasnya (makan,…
Read More

Only Lovers Left Alive (2013)

Kemanusiawian Vampir dalam Only Lovers Left Alive Tidak sedikit film yang mengupas cerita tentang vampir. Twilight, misalnya, mendeskripsikan vampir sebagai sosok yang sempurna secara fisik, tidak menua, walau mesti dibayar…
Read More